As-Saaffaat -- Those drawn up in Ranks
182 verses · meccan
وَٱلصَّٰٓفَّٰتِ صَفࣰّ ا
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf
Ayah 1فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجۡرࣰ ا
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh
Ayah 2فَٱلتَّٰلِيَٰتِ ذِكۡرًا
demi (rombongan) yang membacakan peringatan
Ayah 3إِنَّ إِلَٰهَكُمۡ لَوَٰحِدࣱ
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa
Ayah 4رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا وَرَبُّ ٱلۡمَشَٰرِقِ
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari
Ayah 5إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنۡيَا بِزِينَةٍ ٱلۡكَوَاكِبِ
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang
Ayah 6وَحِفۡظࣰ ا مِّن كُلِّ شَيۡطَٰنࣲ مَّارِدࣲ
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka
Ayah 7لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلۡمَلَإِ ٱلۡأَعۡلَىٰ وَيُقۡذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبࣲ
mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru
Ayah 8دُحُورࣰ اۖ وَلَهُمۡ عَذَابࣱ وَاصِبٌ
untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal
Ayah 9إِلَّا مَنۡ خَطِفَ ٱلۡخَطۡفَةَ فَأَتۡبَعَهُۥ شِهَابࣱ ثَاقِبࣱ
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala
Ayah 10فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَهُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَم مَّنۡ خَلَقۡنَآۚ إِنَّا خَلَقۡنَٰهُم مِّن طِينࣲ لَّازِبِۭ
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa726) yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat
Ayah 11بَلۡ عَجِبۡتَ وَيَسۡخَرُونَ
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau)
Ayah 12وَإِذَا ذُكِّرُواْ لَا يَذۡكُرُونَ
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya
Ayah 13وَإِذَا رَأَوۡاْ ءَايَةࣰ يَسۡتَسۡخِرُونَ
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokan
Ayah 14وَقَالُوٓاْ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا سِحۡرࣱ مُّبِينٌ
Dan mereka berkata, "ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata
Ayah 15أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابࣰ ا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)
Ayah 16أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)
Ayah 17قُلۡ نَعَمۡ وَأَنتُمۡ دَٰخِرُونَ
Katakanlah (Muhammad), "Ya, dan kamu akan terhina
Ayah 18فَإِنَّمَا هِيَ زَجۡرَةࣱ وَٰحِدَةࣱ فَإِذَا هُمۡ يَنظُرُونَ
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya
Ayah 19وَقَالُواْ يَٰوَيۡلَنَا هَٰذَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu
Ayah 20هَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
(Inilah hari keputusan727) yang dahulu kamu dustakan
Ayah 21۞ٱحۡشُرُواْ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ وَأَزۡوَٰجَهُمۡ وَمَا كَانُواْ يَعۡبُدُونَ
(Diperintahkan kepada malaikat), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah
Ayah 22مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهۡدُوهُمۡ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡجَحِيمِ
selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke nereka
Ayah 23وَقِفُوهُمۡۖ إِنَّهُم مَّسۡـُٔولُونَ
Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya
Ayah 24مَا لَكُمۡ لَا تَنَاصَرُونَ
Mengapa kamu tidak tolong-menolong
Ayah 25بَلۡ هُمُ ٱلۡيَوۡمَ مُسۡتَسۡلِمُونَ
Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah)
Ayah 26وَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضࣲ يَتَسَآءَلُونَ
Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan
Ayah 27قَالُوٓاْ إِنَّكُمۡ كُنتُمۡ تَأۡتُونَنَا عَنِ ٱلۡيَمِينِ
Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan
Ayah 28قَالُواْ بَل لَّمۡ تَكُونُواْ مُؤۡمِنِينَ
(Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, "(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin
Ayah 29وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنِۭۖ بَلۡ كُنتُمۡ قَوۡمࣰ ا طَٰغِينَ
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas
Ayah 30فَحَقَّ عَلَيۡنَا قَوۡلُ رَبِّنَآۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ
Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu)
Ayah 31فَأَغۡوَيۡنَٰكُمۡ إِنَّا كُنَّا غَٰوِينَ
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat
Ayah 32فَإِنَّهُمۡ يَوۡمَئِذࣲ فِي ٱلۡعَذَابِ مُشۡتَرِكُونَ
Maka sesunguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab
Ayah 33إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفۡعَلُ بِٱلۡمُجۡرِمِينَ
Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa
Ayah 34إِنَّهُمۡ كَانُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَهُمۡ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسۡتَكۡبِرُونَ
Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lā ilāha illallāh" (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri
Ayah 35وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓاْ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرࣲ مَّجۡنُونِۭ
dan mereka berkata, "Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila
Ayah 36بَلۡ جَآءَ بِٱلۡحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya)
Ayah 37إِنَّكُمۡ لَذَآئِقُواْ ٱلۡعَذَابِ ٱلۡأَلِيمِ
Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih
Ayah 38وَمَا تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ
Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan
Ayah 39إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)
Ayah 40أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ رِزۡقࣱ مَّعۡلُومࣱ
mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan
Ayah 41فَوَٰكِهُ وَهُم مُّكۡرَمُونَ
(yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan
Ayah 42فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ
di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan
Ayah 43عَلَىٰ سُرُرࣲ مُّتَقَٰبِلِينَ
(mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan
Ayah 44يُطَافُ عَلَيۡهِم بِكَأۡسࣲ مِّن مَّعِينِۭ
Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga)
Ayah 45بَيۡضَآءَ لَذَّةࣲ لِّلشَّٰرِبِينَ
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum
Ayah 46لَا فِيهَا غَوۡلࣱ وَلَا هُمۡ عَنۡهَا يُنزَفُونَ
Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya
Ayah 47وَعِندَهُمۡ قَٰصِرَٰتُ ٱلطَّرۡفِ عِينࣱ
Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya
Ayah 48كَأَنَّهُنَّ بَيۡضࣱ مَّكۡنُونࣱ
seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik
Ayah 49فَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضࣲ يَتَسَآءَلُونَ
Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap
Ayah 50قَالَ قَآئِلࣱ مِّنۡهُمۡ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينࣱ
Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman
Ayah 51يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُصَدِّقِينَ
yang berkata, "Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)
Ayah 52أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابࣰ ا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ
Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan
Ayah 53قَالَ هَلۡ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ
Dia berkata, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)
Ayah 54فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِي سَوَآءِ ٱلۡجَحِيمِ
Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala
Ayah 55قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرۡدِينِ
Dia berkata, "Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku
Ayah 56وَلَوۡلَا نِعۡمَةُ رَبِّي لَكُنتُ مِنَ ٱلۡمُحۡضَرِينَ
dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka)
Ayah 57أَفَمَا نَحۡنُ بِمَيِّتِينَ
Maka apakah kita tidak akan mati
Ayah 58إِلَّا مَوۡتَتَنَا ٱلۡأُولَىٰ وَمَا نَحۡنُ بِمُعَذَّبِينَ
Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)
Ayah 59إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ
Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung
Ayah 60لِمِثۡلِ هَٰذَا فَلۡيَعۡمَلِ ٱلۡعَٰمِلُونَ
Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal
Ayah 61أَذَٰلِكَ خَيۡرࣱ نُّزُلًا أَمۡ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ
Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum
Ayah 62إِنَّا جَعَلۡنَٰهَا فِتۡنَةࣰ لِّلظَّٰلِمِينَ
Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum) sebagai azab bagi orang-orang zalim
Ayah 63إِنَّهَا شَجَرَةࣱ تَخۡرُجُ فِيٓ أَصۡلِ ٱلۡجَحِيمِ
Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim
Ayah 64طَلۡعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَٰطِينِ
mayangnya seperti kepala-kepala setan
Ayah 65فَإِنَّهُمۡ لَأٓكِلُونَ مِنۡهَا فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ
Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum)
Ayah 66ثُمَّ إِنَّ لَهُمۡ عَلَيۡهَا لَشَوۡبࣰ ا مِّنۡ حَمِيمࣲ
Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas
Ayah 67ثُمَّ إِنَّ مَرۡجِعَهُمۡ لَإِلَى ٱلۡجَحِيمِ
Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim
Ayah 68إِنَّهُمۡ أَلۡفَوۡاْ ءَابَآءَهُمۡ ضَآلِّينَ
Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat
Ayah 69فَهُمۡ عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِمۡ يُهۡرَعُونَ
lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka
Ayah 70وَلَقَدۡ ضَلَّ قَبۡلَهُمۡ أَكۡثَرُ ٱلۡأَوَّلِينَ
Dan sungguh, sebelum mereka (suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu
Ayah 71وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ
dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka
Ayah 72فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُنذَرِينَ
Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu
Ayah 73إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa)
Ayah 74وَلَقَدۡ نَادَىٰنَا نُوحࣱ فَلَنِعۡمَ ٱلۡمُجِيبُونَ
Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa
Ayah 75وَنَجَّيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥ مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِيمِ
Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar
Ayah 76وَجَعَلۡنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلۡبَاقِينَ
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan
Ayah 77وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
Ayah 78سَلَٰمٌ عَلَىٰ نُوحࣲ فِي ٱلۡعَٰلَمِينَ
Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam
Ayah 79إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
Ayah 80إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman
Ayah 81ثُمَّ أَغۡرَقۡنَا ٱلۡأٓخَرِينَ
Kemudian Kami tenggelamkan yang lain
Ayah 82۞وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبۡرَٰهِيمَ
Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh)
Ayah 83إِذۡ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلۡبࣲ سَلِيمٍ
(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci
Ayah 84إِذۡ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوۡمِهِۦ مَاذَا تَعۡبُدُونَ
(ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu
Ayah 85أَئِفۡكًا ءَالِهَةࣰ دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ
Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu
Ayah 86فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam
Ayah 87فَنَظَرَ نَظۡرَةࣰ فِي ٱلنُّجُومِ
Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang
Ayah 88فَقَالَ إِنِّي سَقِيمࣱ
kemudian dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku sakit
Ayah 89فَتَوَلَّوۡاْ عَنۡهُ مُدۡبِرِينَ
Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya
Ayah 90فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمۡ فَقَالَ أَلَا تَأۡكُلُونَ
Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, "Mengapa kamu tidak makan
Ayah 91مَا لَكُمۡ لَا تَنطِقُونَ
Mengapa kamu tidak menjawab
Ayah 92فَرَاغَ عَلَيۡهِمۡ ضَرۡبَۢا بِٱلۡيَمِينِ
Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya
Ayah 93فَأَقۡبَلُوٓاْ إِلَيۡهِ يَزِفُّونَ
Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya
Ayah 94قَالَ أَتَعۡبُدُونَ مَا تَنۡحِتُونَ
Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu
Ayah 95وَٱللَّهُ خَلَقَكُمۡ وَمَا تَعۡمَلُونَ
padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat
Ayah 96قَالُواْ ٱبۡنُواْ لَهُۥ بُنۡيَٰنࣰ ا فَأَلۡقُوهُ فِي ٱلۡجَحِيمِ
Mereka berkata, "Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu
Ayah 97فَأَرَادُواْ بِهِۦ كَيۡدࣰ ا فَجَعَلۡنَٰهُمُ ٱلۡأَسۡفَلِينَ
Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina
Ayah 98وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهۡدِينِ
Dan dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku
Ayah 99رَبِّ هَبۡ لِي مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang saleh
Ayah 100فَبَشَّرۡنَٰهُ بِغُلَٰمٍ حَلِيمࣲ
Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail)
Ayah 101فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعۡيَ قَالَ يَٰبُنَيَّ إِنِّيٓ أَرَىٰ فِي ٱلۡمَنَامِ أَنِّيٓ أَذۡبَحُكَ فَٱنظُرۡ مَاذَا تَرَىٰۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُۖ سَتَجِدُنِيٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka bagaimanakah pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyā Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar
Ayah 102فَلَمَّآ أَسۡلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلۡجَبِينِ
Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah)
Ayah 103وَنَٰدَيۡنَٰهُ أَن يَٰٓإِبۡرَٰهِيمُ
Lalu Kami panggil dia, "Wahai Ibrahim
Ayah 104قَدۡ صَدَّقۡتَ ٱلرُّءۡيَآۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
(Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu."733) Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
Ayah 105إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡبَلَٰٓؤُاْ ٱلۡمُبِينُ
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata
Ayah 106وَفَدَيۡنَٰهُ بِذِبۡحٍ عَظِيمࣲ
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar
Ayah 107وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
Ayah 108سَلَٰمٌ عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ
Selamat sejahtera bagi Ibrahim
Ayah 109كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
Ayah 110إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman
Ayah 111وَبَشَّرۡنَٰهُ بِإِسۡحَٰقَ نَبِيࣰّ ا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh
Ayah 112وَبَٰرَكۡنَا عَلَيۡهِ وَعَلَىٰٓ إِسۡحَٰقَۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحۡسِنࣱ وَظَالِمࣱ لِّنَفۡسِهِۦ مُبِينࣱ
Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri
Ayah 113وَلَقَدۡ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun
Ayah 114وَنَجَّيۡنَٰهُمَا وَقَوۡمَهُمَا مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِيمِ
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar
Ayah 115وَنَصَرۡنَٰهُمۡ فَكَانُواْ هُمُ ٱلۡغَٰلِبِينَ
dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang
Ayah 116وَءَاتَيۡنَٰهُمَا ٱلۡكِتَٰبَ ٱلۡمُسۡتَبِينَ
Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas
Ayah 117وَهَدَيۡنَٰهُمَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ
dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus
Ayah 118وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِمَا فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
Ayah 119سَلَٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun
Ayah 120إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
Ayah 121إِنَّهُمَا مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman
Ayah 122وَإِنَّ إِلۡيَاسَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul
Ayah 123إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ
(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa
Ayah 124أَتَدۡعُونَ بَعۡلࣰ ا وَتَذَرُونَ أَحۡسَنَ ٱلۡخَٰلِقِينَ
(Patutkah kamu menyembah Ba'l 735) dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik Pencipta
Ayah 125ٱللَّهَ رَبَّكُمۡ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلۡأَوَّلِينَ
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu
Ayah 126فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمۡ لَمُحۡضَرُونَ
Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka)
Ayah 127إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa)
Ayah 128وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
Ayah 129سَلَٰمٌ عَلَىٰٓ إِلۡ يَاسِينَ
selamat sejahtera bagi Ilyas
Ayah 130إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
Ayah 131إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman
Ayah 132وَإِنَّ لُوطࣰ ا لَّمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan sungguh, Luṭ benar-benar termasuk salah seorang rasul
Ayah 133إِذۡ نَجَّيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ أَجۡمَعِينَ
(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua
Ayah 134إِلَّا عَجُوزࣰ ا فِي ٱلۡغَٰبِرِينَ
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota)
Ayah 135ثُمَّ دَمَّرۡنَا ٱلۡأٓخَرِينَ
Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain
Ayah 136وَإِنَّكُمۡ لَتَمُرُّونَ عَلَيۡهِم مُّصۡبِحِينَ
Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekkah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi
Ayah 137وَبِٱلَّيۡلِۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ
dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti
Ayah 138وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul
Ayah 139إِذۡ أَبَقَ إِلَى ٱلۡفُلۡكِ ٱلۡمَشۡحُونِ
(ingatlah) ketika dia lari,737) ke kapal yang penuh muatan
Ayah 140فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلۡمُدۡحَضِينَ
(kemudian dia ikut diundi738) ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian)
Ayah 141فَٱلۡتَقَمَهُ ٱلۡحُوتُ وَهُوَ مُلِيمࣱ
Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela
Ayah 142فَلَوۡلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلۡمُسَبِّحِينَ
Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah
Ayah 143لَلَبِثَ فِي بَطۡنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ
niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai Hari Berbangkit
Ayah 144۞فَنَبَذۡنَٰهُ بِٱلۡعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمࣱ
Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit
Ayah 145وَأَنۢبَتۡنَا عَلَيۡهِ شَجَرَةࣰ مِّن يَقۡطِينࣲ
Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu
Ayah 146وَأَرۡسَلۡنَٰهُ إِلَىٰ مِاْئَةِ أَلۡفٍ أَوۡ يَزِيدُونَ
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih
Ayah 147فَـَٔامَنُواْ فَمَتَّعۡنَٰهُمۡ إِلَىٰ حِينࣲ
sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu
Ayah 148فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَلِرَبِّكَ ٱلۡبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلۡبَنُونَ
Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekkah), "Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak laki-laki
Ayah 149أَمۡ خَلَقۡنَا ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ إِنَٰثࣰ ا وَهُمۡ شَٰهِدُونَ
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)
Ayah 150أَلَآ إِنَّهُم مِّنۡ إِفۡكِهِمۡ لَيَقُولُونَ
Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan
Ayah 151وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمۡ لَكَٰذِبُونَ
Allah mempunyai anak." Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta
Ayah 152أَصۡطَفَى ٱلۡبَنَاتِ عَلَى ٱلۡبَنِينَ
apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki
Ayah 153مَا لَكُمۡ كَيۡفَ تَحۡكُمُونَ
Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan
Ayah 154أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Maka mengapa kamu tidak memikirkan
Ayah 155أَمۡ لَكُمۡ سُلۡطَٰنࣱ مُّبِينࣱ
Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas
Ayah 156فَأۡتُواْ بِكِتَٰبِكُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
(kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar
Ayah 157وَجَعَلُواْ بَيۡنَهُۥ وَبَيۡنَ ٱلۡجِنَّةِ نَسَبࣰ اۚ وَلَقَدۡ عَلِمَتِ ٱلۡجِنَّةُ إِنَّهُمۡ لَمُحۡضَرُونَ
Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka)
Ayah 158سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ
Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan
Ayah 159إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
(kecuali hamba-hamba Allah741) yang disucikan (dari dosa)
Ayah 160فَإِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ
Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu
Ayah 161مَآ أَنتُمۡ عَلَيۡهِ بِفَٰتِنِينَ
tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah
Ayah 162إِلَّا مَنۡ هُوَ صَالِ ٱلۡجَحِيمِ
kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim
Ayah 163وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامࣱ مَّعۡلُومࣱ
Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu
Ayah 164وَإِنَّا لَنَحۡنُ ٱلصَّآفُّونَ
dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah)
Ayah 165وَإِنَّا لَنَحۡنُ ٱلۡمُسَبِّحُونَ
Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah)
Ayah 166وَإِن كَانُواْ لَيَقُولُونَ
Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekkah) benar-benar pernah berkata
Ayah 167لَوۡ أَنَّ عِندَنَا ذِكۡرࣰ ا مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ
Sekiranya di sisi kami ada suatu kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu
Ayah 168لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa)
Ayah 169فَكَفَرُواْ بِهِۦۖ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ
Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Alquran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu)
Ayah 170وَلَقَدۡ سَبَقَتۡ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul
Ayah 171إِنَّهُمۡ لَهُمُ ٱلۡمَنصُورُونَ
(yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan
Ayah 172وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلۡغَٰلِبُونَ
(Dan sesungguhnya bala tentara Kami742) itulah yang pasti menang
Ayah 173فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ حِينࣲ
Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu
Ayah 174وَأَبۡصِرۡهُمۡ فَسَوۡفَ يُبۡصِرُونَ
dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu)
Ayah 175أَفَبِعَذَابِنَا يَسۡتَعۡجِلُونَ
Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan
Ayah 176فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمۡ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلۡمُنذَرِينَ
Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan
Ayah 177وَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ حِينࣲ
Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu
Ayah 178وَأَبۡصِرۡ فَسَوۡفَ يُبۡصِرُونَ
Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu)
Ayah 179سُبۡحَٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلۡعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ
Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan
Ayah 180وَسَلَٰمٌ عَلَى ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan selamat sejahtera bagi para rasul
Ayah 181وَٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam
Ayah 182